After-sales Service, Perlu, kah?



Dalam sebuah bisnis, keberadaan pembeli tidak dapat diremehkan. Mereka adalah komponen penting yang akan memberikan banyak pengaruh pada bisnis Anda. Karenanya pelayanan terbaik hendaknya tidak hanya diberikan saat akan closing saja, setelahnya pun pembeli harus tetap mendapatkan perhatian. Inilah yang dinamakan after-sales servis.

Beberapa pebisnis sudah menerapkan after-sales service ini. Biasanya mereka memberikan pelayanan ini berupa keberadaan cosumer service yang siap mendengarkan keluhan pembeli dalam 24 jam. Kapan pun pembeli mengalami keluhan dengan barang atau jasa yang mereka gunakan, mereka dapat menghubungi costumer servis yang siap membantu.

After-sales service lainnya adalah ketersediaan tenaga ahli yang siap membantu saat pembeli mengalami masalah. Biasanya ini disediakan untuk transaksi barang. Pun dengan garansi yang diberikan selama penggunaan barang tersebut. Ini sebagai jaminan bahwa barang yang mereka jual memiliki kualitas baik.


After-sales servis di atas banyak diberikan penjual untuk membantu pembeli mengatasi masalah setelah penjualan. Lalu, bagaimana jika tidak terjadi masalah setelah penjualan. Apakah hubungan Anda sebagai penjual dengan pembeli putus begitu saja? Jangan sampai, ya. Karena pada dasarnya tujuan Anda berbisnis adalah mendatangkan pembeli dan mempertahankannya, kalau perlu naikkan levelnya menjadi pelanggan.

After-sales servis diberikan oleh penjual kepada pembeli. Di sini seharusnya Anda sebagai penjuallah yang berinisiatif menghubungi pembeli, bukan sebaliknya. Menurut Indari Mastuti, owner dari Indblack, penting melakukan pencatatan selama transaksi, termasuk di dalamnya data pembeli. Dengan data yang tercatat, Anda dapat menghubungi pembeli untuk menanyakan pendapat mereka tentang barang / jasa yang digunakan.

Masih menurut Teh Indari, membangun komunikasi yang baik antara penjual dengan pembeli adalah penting. Ini adalah salah satu cara menjalin hubungan personal jangka panjang. Komunikasi yang baik juga dapat menumbuhkan loyalitas pembeli hingga menjadi pelanggan. Ini juga tak ubahnya seperti promosi secara tidak langsung untuk mendatangkan pembeli lain, berdasarkan kabar dari mulut ke mulut.

Dari after-sales service, Anda juga bisa mendapatkan masukan atas barang/jasa yang Anda jual. Paling tidak pembeli tersebut sudah pernah menggunakannya, sehingga memiliki pendapatnya sendiri baik kekurangan dan kelebihan dari sisi pengguna. Ini bagus lho sebagai masukan dan perbaikan kedepannya.


Nah, jadi jangan ragu lagi menjalankan after-sales service pada bisnis Anda. Rancang pelayanan tersebut bahkan sebelum Anda closing dengan pembeli. Sehingga saat closing terjadi, Anda sudah siap menjalankan program tersebut. Selamat mencoba, dan dapatkan manfaatnya ^^.



~ Hana Aina ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar