Dalam
sebuah bisnis, keberadaan pembeli tidak dapat diremehkan. Mereka adalah
komponen penting yang akan memberikan banyak pengaruh pada bisnis Anda.
Karenanya pelayanan terbaik hendaknya tidak hanya diberikan saat akan closing saja, setelahnya pun pembeli
harus tetap mendapatkan perhatian. Inilah yang dinamakan after-sales servis.
Beberapa
pebisnis sudah menerapkan after-sales
service ini. Biasanya mereka memberikan pelayanan ini berupa keberadaan cosumer service yang siap mendengarkan
keluhan pembeli dalam 24 jam. Kapan pun pembeli mengalami keluhan dengan barang
atau jasa yang mereka gunakan, mereka dapat menghubungi costumer servis yang siap membantu.
After-sales service lainnya adalah ketersediaan tenaga
ahli yang siap membantu saat pembeli mengalami masalah. Biasanya ini disediakan
untuk transaksi barang. Pun dengan garansi yang diberikan selama penggunaan
barang tersebut. Ini sebagai jaminan bahwa barang yang mereka jual memiliki
kualitas baik.
After-sales servis di atas banyak diberikan penjual untuk
membantu pembeli mengatasi masalah setelah penjualan. Lalu, bagaimana jika
tidak terjadi masalah setelah penjualan. Apakah hubungan Anda sebagai penjual
dengan pembeli putus begitu saja? Jangan sampai, ya. Karena pada dasarnya tujuan
Anda berbisnis adalah mendatangkan pembeli dan mempertahankannya, kalau perlu
naikkan levelnya menjadi pelanggan.
After-sales servis diberikan oleh penjual kepada pembeli.
Di sini seharusnya Anda sebagai penjuallah yang berinisiatif menghubungi
pembeli, bukan sebaliknya. Menurut Indari
Mastuti, owner dari Indblack, penting melakukan pencatatan selama
transaksi, termasuk di dalamnya data pembeli. Dengan data yang tercatat, Anda
dapat menghubungi pembeli untuk menanyakan pendapat mereka tentang barang /
jasa yang digunakan.
Masih
menurut Teh Indari, membangun komunikasi yang baik antara penjual dengan pembeli
adalah penting. Ini adalah salah satu cara menjalin hubungan personal jangka
panjang. Komunikasi yang baik juga dapat menumbuhkan loyalitas pembeli hingga
menjadi pelanggan. Ini juga tak ubahnya seperti promosi secara tidak langsung
untuk mendatangkan pembeli lain, berdasarkan kabar dari mulut ke mulut.
Dari
after-sales service, Anda juga bisa
mendapatkan masukan atas barang/jasa yang Anda jual. Paling tidak pembeli
tersebut sudah pernah menggunakannya, sehingga memiliki pendapatnya sendiri
baik kekurangan dan kelebihan dari sisi pengguna. Ini bagus lho sebagai masukan
dan perbaikan kedepannya.
Nah,
jadi jangan ragu lagi menjalankan after-sales
service pada bisnis Anda. Rancang pelayanan tersebut bahkan sebelum Anda closing dengan pembeli. Sehingga saat closing terjadi, Anda sudah siap
menjalankan program tersebut. Selamat mencoba, dan dapatkan manfaatnya ^^.
~ Hana Aina ~



Tidak ada komentar:
Posting Komentar